Tentang
Aku adalah bunga
Yang tak akan pernah layu
Aku adalah matahari Yang akan selalu setia
Aku adalah bintang
Yang selalu menghiasi
dan aku hanyalah seorang wanita
akhir zaman yang selalu belajar
untuk menjadi wanita sholehah.
Ym id:yanneez
Tegur Sapa
Kalender
Member of:

Klik juga
|
Friday, March 25, 2005
Tanggal 12 Maret ada sesuatu yang spesial untukku,bukan karena aku libur,tapiii....tanggal itu kakak ku akan menikah,yap so aku harus ikut pulang kampung nih,karena pernikahan dilangsungkan dirumah ortu.
Perjalanan 10 jam dikereta,Alhamdulillah dapat tiket,karena emang belinya mendadak,apalagi inikan liburan yang lumayan panjang,3 hari loh.Kumanfaatkan malam dikereta ini untuk istirahat,setelah tadi seharian dikantor,karena memang dapat shift.Aku bertiga dengan adik sepupu dan adik ipar pamanku,berangkat kloter terakhir dengan kereta,karena rombongan yang lain sudah berangkat hari kamis.Ada 2 kloter juga.Alhamdulillah perjalanan kali ini selamat sampai tujuan,pukul 05.00 sudah sampai dirumah.Disambut bunda dengan peluk dan cium..setelah mandi dan sholat shubuh,aku ditugaskan untuk berbelanja ke pasar karena ada yang kurang.Akhirnya aku jalan sama masku, sebenarnya masku kan mau nunggu ikhwah dari DPD yang akan membantu sebagai panitia walimah.Tapi akhirnya masku mau menemaniku,bukan nemenin sih sebenarnya...cuma...bantu bawain belanjaan...
Pukul 09.00 akad nikah berlangsung di masjid dekat rumah,Alhamdulillah, kini mbak ku telah mengakhiri masa lajangnya.Sebersit rasa haru menyelimuti hatiku,akhirnya masa itu tiba juga yach mbak...bisik hatiku.Barakallah dech...kupeluk haru mbak ku,dan dibalasnya dengan ciuman dipipiku.Selesai akad dilanjutkan dengan resepsi,dengan dibantu beberapa ikhwah dari DPD,alhamdulillah acara lancar.Kugunakan kesempatan ini untuk berta'aruf dengan mereka,karena memang kami belum pernah bertemu sebelumnya,baik denagan aku ataupun dengan 2 orang kakakku.Subhanallah yach..atas nama ukhuwah islamiyah,mereka membantu kami.Yach maklum dech kan aktifitas kami tidak didaerah asal kami,jadi yach gini nih nggak kenal sama ikhwah setempat.
Acara2 seperti ini juga merupakan kesempatan keluarga besar untuk berkumpul dan bersilaturrahim,karena hampir semua saudara ibu ku berkenan hadir diacara ini.Ibuku anak pertama dari 8 bersaudara,bersama 2 orang adik perempuannya dan seorang adik laki2 yang semuanya telah berkeluarga,masih tinggal dikota asal.Dan 3 orang adik laki2nya yang lain tinggal di Jakarta dan seorang lagi di Batam.Seru juga ngumpul sama sepupu2,ternyata cucu mbahku suidah banyak juga yach..rame deh kalo udah pada ngumpul.ditambah lagi udah ada yang nikah dan punya anak.Kalo keluarga dari Bapakku..hanya 4 bersaudara,beliau no 2,kakaknya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu,dan dua adik perempuannya juga sudah meninggal,kalo adik2 nya malah aku sudah nggak pernah kenal,karena mungkin meninggal waktu aku kecil atau bahkan belum lahir.
Malamnya setelah tamu pulang.waktu untuk kerja bhakti beres-beres,tapi sebenarnya yang paling banyak kerjanya ya istrinya masku...
hari ahadnya tanggal 13 Maret,waktunya kembali ke Jakarta!!!!kali ini terpaksa jalan sendiri,soalnya yang lain sudah berangkat duluan siangnya,dan kayaknya juga mobilnya sudah penuh,kalo mas ku mau ke tempat mertua dulu di Wonogiri.waktu akan berangkat hujan,duuuhhh males banget dech kalo udah hujan gini,tapi yach apa boleh buat.yup..Bismillah dech..akhirnya dianter bunda tersayang ke stasiun,sedihhh dech..nggak dapet tiket nih,maksudnya ada tiket tapi nggak ada tempat duduknya.Udah gitu banyak juga calo ternyata....nekad juga nih tetep beli tiket tanpa tempat duduk.Masih ada waktu untuk makan dan sholat,sambil ngobrol sama ibu..hiks..kan masih kangen...udah mo berangkat lagi.Setelah Sholat Maghrib, ada orang yang usul kalo ikut kereta restorasi aja,ya akhirnya dikereta retorasi dan ditambah biaya servis katanya 25 rb,kalo dihitung2 sama aja kaya calo juga,tadi calo nawarin 75 rb,tapi sudahlah udah terlanjur.khan nggak boleh berandai2..seandainya tadi begini,pasti akan begini,hmmm perbuatan syetan itu!!akhirnya nggak bisa istirahat,padahal paginya harus masuk kerja.Alhamdulillah pukul 04.45,kereta sampai di Jatinegara,dilanjutkan perjalanan ke rumah,pukul 05.45 sampai di rumah,mandi dan prepare untuk ke kantor.Dengan rasa yang campur aduk,antara capek,ngantuk,pegel,dll.hiks..hiks
Dikirim 11:05 am oleh yanneez
Permalink
Friday, March 18, 2005
Ya Rabb...aku tak tahu harus bagaimana menghadapinya,
entah apa yang sebenarnya sedang terjadi pada diriku ini
mungkin memang salahku yang selalu lalai
tapi...
aku tak mau...
dan jujur...jauh disudut hatiku...aku meragukannya
mungkin benar juga apa yang seseorang katakan tentang dirinya
"apa yang dilihat baik belum tentu baik"
yang jelas memang aku tidak bisa mempercayai kesungguhannya
salahkah aku???
saat ini aku dalam bimbang
tapi jujur bukan keinginanku
aku tak pernah bisa menerimanya
entah mengapa...
---sore hari yang kelabu--12550

Dikirim 04:44 pm oleh yanneez
Permalink
Friday, March 11, 2005
Puteri mulismat sejati
Hidupmu ibarat melati
Kembang subur di taman puteri
Harumnya tiada terperi
Hidupkan dirimu dengan taqwa
Jadikan ia bekalan utama
Dalam meneruskan cita mulia
Membangunkan ummah yang terlena
Puteri muslimat sejati
Lihatlah nun di sana
Ummahmu ditindas dan dikeji
Oleh musuh-musuh durjana
Demi Islam nan tercinta
Nyalakan obor buat mereka
Yakinlah tugasmu tugas mulia
Di sisi Tuhan ada ganjarannya
Jika kauturutkan kehendak zaman
Pasti kauleka dan alpa
Tugasmu sebagi tiang negara
Berkubur bersama namanya
Contohi peribadi muslimah sejati
Siti Fatimah tokoh serikandi
Tempalah sejarah seperti dia
Hidupmu pasti bahagia
Lagu : Rosli Osman

Dikirim 11:23 am oleh yanneez
Permalink
Monday, March 07, 2005
Bicara Hati seorang Wanita Islam
Segala puji hanya bagimu Tuhan
Lantaran telah menjadikan daku seorang wanita
Dicipta dari tulang rusuk kiri Adam
Dengan seindah dan sebaik-baiknya ciptaan
Daku
Situlang bengkok
Yang Kau gubah dengan kekuatan perasaan
Mengatasi panjangnya akal fikiran
Sebagai fitrah dan anugerah
Hasil doa seorang lelaki
Namun Ya Allah
Biarkan kejadianku memberi guna
Bengkok yang ada menfaatnya
Kiranya daku menjadi seorang isteri
Kurniakanlah padaku kekuatan
Menjadi tulang belakang seorang suami.. seorang mujahid
Pengembang perjuangan disayap kiri
Dipadu dengan kelembutan
Menjadi teman sejati.. sahabat setia penyejuk mata
Pembina semangat dan penguat jiwa
Seanggun peribadi Siti Khadijah
Ketenangan Baginda Rasulullah utusan Allah
Bebas jiwa dari belenggu keperempuanan
Yang memiliki sembilan nafsu
Merdeka dari kepentingan peribadi
Setulus Siti Fatimah yang sering ditinggalkan suami Saidina Ali
Dihantar keperginya tanpa ditanya
Bilakah pulang...?
Disambut kepulangannya dengan penuh khidmat dan kemanisan
Bersulamkan kemesraan
Rumah tangga adalah syurga
Wadah suburnya cinta ketuhanan Ubudiyyah
Akal yang tunggal tidak dibiarkan
Hanya bergelar dicelahan periuk belanga
Disebalik lipatan lampin anak
Menjangkau kebangkitan Islam dialam sejagat
Menjadi pentadbir disebalik tabir!!
Namun Ya Tuhan
Siapalah daku untuk memiliki
Watak wanita solehah pendamping Nabi
Tuk berkaratnya mazmumah yang bersarang dihati
Maka kurniakanlah daku
Sekeping hati yang sentiasa insaf
Hak seorang suami
Tidak kan mungkin kupenuhi
Biar telahku jilat nanahnya yang berlelehan
Biar telahku tadahkan wajahku
Buat mengesat debu ditelapak kakinya
Dan sememangnya daku mengimpikan
Watak seorang ibu
Yang bakal melahirkan
Putera putera secekal Mus'ab bin Umar
Menggadai dunia demi kasih Tuhannya
Segigih Zubair Ibnu Awwaam
Yang diangkat Rasul sebagai hawarijnya
Hasil didikan seorang wanita bergelar ibu
Jua...
Memiliki puteri setabah seteguh Masyitah
Rela direbus demi mempertahankan iman
Atau sesuci Maryan seluruh hidupnya
Mengabdikan diri kepada Tuhan
Meskipun daku bukan ibunya
Yang memiliki peribadi semurni Siti Fatimah
Ibu Syeikh Abdul Kadir Jailani
Yang tiap titis darah mampu berzikir kehadrat Ilahi
Namun...
Mudah mudahan zuriatku
Bakal menampilkan
Mujahid mujahid yang rindu memburu syahid
Srikandi srikandi yang mampu memakmurkan mukabumi Allah
Dengan ketaqwaan.. kesolehah ramainya ummat Rasulullah
Yang saling redha berkorban dan dikorbankan
Buat menyemarakkan Islam diakhir zaman
Sebagaimana kesah seorang ibu
Yang telah kematian putera puteranya dimedan jihad;
"Mereka telah berbahagia sebagaimana aku bahagia
Aduhai.. kiranya aku punya seorang anak lagi
Kurelakan dia turut gugur dijalan Ilahi".
Dan seandainya daku ditaqdirkan kehilangan mereka
Setenang Ummu Faisal
Yang tidak menjadikan kematian suami dan anak anaknya
Halangan kecintaan padaMu Ya Ilahi
Rela-lah daku yang dhaif ini sebagai hambaMu
Inilah pengaduan harap dan munajat
Kiranya kekasihMu sendiri pernah menyatakan
"Kulihat kebanyakkan dari isi neraka itu adalah wanita"
..Tidak diketahui siapa pencipta puisi ini..

Dikirim 04:44 pm oleh yanneez
Permalink
Sunday, March 06, 2005
Tiga Jalan Menuju Syurga Allah
alhikmah.com - Dari Abdullah bin Salam ra, Rasulullah SAW.bersabda:“Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makan ( kepada orang yang membutuhkannya ), dan shalatlah kalian di saat manusia tertidur dikegelapan malam, maka kalian akan masuk surga dengan selamat”.( HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Darimi )
Dalam hadits di atas, Rasulullah SAW menginformasikan kepada kita tiga jalan menuju surganya Allah SWT dengan selamat. Ketiga hal tersebut adalah :
- Menyebarkan Salam
Memberikan atau mengucapkan salam merupakan salah satu syi’ar Islam dan juga sunnah Rasulullah SAW. Bahkan dalam salah satu haditsnya beliau menggambarkan bahwa salam merupakan cara paling efektif untuk menumbuhkan rasa ukhuwwah Islamiyah dan cinta sesama muslim. Dan ternyata di samping segala keutamaannya, menyebarkan salam juga dapat mengantarkan seseorang pada pintu surga yang senantiasa menjadi idaman setiap orang yang beriman. Mengucapkan salam juga dapat menghilangkan rasa ‘ketidaksukaan’ seorang muslim terhadap muslim lainnya. Mengucapkan salam juga bisa mengobati rasa rindu seorang muslim terhadap muslim yang lainnya. Mengucapkan salam juga dapat mengantarkan sebuah masyarakat menjadi masyarakat Islami, mengantarkan sebuah bangsa menjadi bangsa yang madani. Karena salam juga berarti perdamaian dan kesejahteraan.
- Memberi Makan kepada yang Membutuhkan
Memberikan makan merupakan gambaran yang baik tentang ciri masyarakat yang islami. Di mana setiap anggota masyarakat saling memiliki rasa keterikatan dan persaudaraan, sehingga setiap orang tidak rela manakala ada saudara atautetangganya kelaparan dan kesusahan. Memberi makan ini tidak harus berupa makanan.Namun dapat juga berupa bantuan lain berupa pertolongan, bantuan keuangan, dsb. Memberi makan ini juga implikasi dari sunnah Rasulullah SAW. yang lainnya yaitu “tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah.” Dan insya Allah orang yang suka memberi, Allah akan gantikan dengan yang lebih baik lagi, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
- Shalat di Keheningan Malam
Hal ketiga yang digambarkan oleh Rasulullah SAW. agar seseorang dapat mencapai gerbang surga dengan selamat adalah shalat dikeheningan malam. Shalat dikeheningan malam, terutama di saat-saat manusia sedang terlelap dengan mimpinya, merupakan gambaran nyata kecintaan seorang hamba terhadap Allah SWT. Saat-saat tengah malam merupakan saat-saat yang paling berat untuk meninggalkan tempat tidur menuju tempat wudhu guna mensucikan jiwa menghadap Allah SWT. Dan saat-saat seperti inilah waktu yang paling efektif untuk mengisi ruhiyyah dengan pancaran keimanan dari Allah SWT. Bahkan begitu berharganya waktu seperti ini, salah seorang ulama mengistilahkannya dengan Ad-Daqoiq al-Gholiyah ( detik-detik yang sangat mahal ). Karena di saat inilah, Allah membuka lebar-lebar para hamba yang memohon kepada-Nya. Wallahu a’lam bis Showab
|
 |
Dikirim 06:13 pm oleh yanneez
Permalink
... dan Biarkan Air Mata Itu Menetes
Author: Abu Aufa
(Tulisan ini insya Allah akan mengisi buku keduanya Abu Aufa dengan Penerbit Gema Insani Press)
Menitik air mata, mengalir membasahi pipi. Jernih bagaikan butiran embun pagi yang berkilauan diterpa sinar mentari. Menghanyutkan rasa karena kedukaan, hati pun menjadi lara akan kesedihan. Lalu mata meluapkan derai tangisan, hingga tercipta nelangsa yang luruh dalam kedukaan.
Air mata kadang bercerita akan indahnya kisah cinta dan bahagia. Namun tak jarang tercurah dan hanyut dalam sedu sedan penyesalan belaka. Karenanya, betapa banyak untaian kisah yang tercipta dari tetesannya.
Air mata pun kadang menetes karena pelajaran akan sebuah makna ketegaran jiwa. Hirotada Ototake, seorang pria yang lahir tanpa kaki dan tangan, darinya kita bisa belajar tentang makna tegar dalam kehidupan. Ia mengisahkan dalam buku Gotan Fumanzoku tentang kesanggupannya menamatkan studi di Universitas Waseda dan pernah menjadi presenter berita olahraga di televisi.
Ketegaran air mata pun pernah berkisah tentang Mitsuyo Ohira dalam bukunya Dakara Anata mo Ikinuite. Ohira san adalah seorang wanita yang menjadi sasaran olok-olok ketika duduk di sekolah menengah. Ia pernah mencoba bunuh diri ketika remaja, menikah dengan seorang gangster pada usia enam belas tahun, bercerai, namun kemudian berhasil bangkit dari masa lalunya dan kini menjadi pengacara. Kisah-kisah itu menceritakan ketegaran yang menguras air mata.
Air mata ibarat hujan yang jatuh dari langit pada lahan hati yang tandus, gersang dan kering kerontang. Tetesannya melunakkan hati dan jiwa yang keras membatu, lalu menciptakan rasa empati dan peka terhadap ciptaan-Nya. Kegersangan hati dan jiwa, serta qalbu yang merekah karena berbagai nista perlahan pupus. Hanyut, bagaikan debu-debu yang terbawa arus oleh untaian do‘a dalam butir-butir air mata yang dimunajatkan kepada Sang Pencipta.
Mahal...
Sungguh sangat mahal harganya tetesan air mata yang mengalir saat khusyuk menghadap-Nya. Hingga salah satu dari dua tetesan yang disukai RasuluLlah SallaLlaahu Alayhi Wasallam adalah air mata yang mengalir karena rasa takut dan rindu kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Beliau, yang terjaga dari dosa bahkan selalu menumpahkan air mata karena penuh harap untuk berjumpa dengan-Nya.
Seorang mujahid serta mujaddid yang pernah hidup di dunia ini, Hasan al Banna, juga menguraikan air matanya karena memikirkan ummat. Betapa keinginannya agar ummat mengetahui bahwa mereka lebih dicintai daripada dirinya sendiri. Hingga ia pernah berkata, “Sesaat pun kami tak akan pernah menjadi musuh kalian.”
Betapa bangganya Sang Imam ketika jiwa-jiwa ini gugur sebagai penebus kehormatan mereka, atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan dan terwujudnya cita-cita Islam.
Rasa cinta itu mengharu-biru hati, menguasai perasaan bahkan mencabut rasa ngantuk di pelupuk mata hingga membuat beliau memeras air matanya. Air bening itu lalu mengalir karena menyaksikan bencana yang mencabik-cabik ummat ini. Sementara kita hanya sanggup menyerah pada kehinaan serta pasrah pada ketidakberdayaan.
Dan...
Apa yang terjadi pada diri ini? Takkala lahir menangis, namun orang-orang tercinta tertawa bahagia karena menyambut kelahiran kita. Namun, mereka pun menangis pilu saat kita tutup usia.
Saat diri akan beranjak pergi, apakah kita juga turut menangis ataukah mengulas senyum bahagia karena akan berjumpa dengan-Nya?
Adakah amal kita lebih banyak dari dosa yang kita lakukan selama hidup di dunia fana?
Apakah prestasi kita hanya lahir, hidup, mati, kemudian dilupakan orang, bahkan oleh orang-orang terdekat kita? Lalu setelah itu hanya pasrah, rebah di bantalan tanah, cemas menanti pengadilan akhir yang pasti tiba.
Duhai Sang Pemilik Jiwa...
Jadikanlah tetesan air yang jatuh dari sudut mata adalah air mata berharga, hingga mampu membersihkan hati yang pekat ini untuk mudah dicelupi cahaya-Mu, Ilahi Rabbi. Dan, jangan Engkau jadikan air mata ini kelak berubah menjadi tetesan darah karena lelah berteriak, menangis dan mengetuk pintu surga yang telah tertutup rapat.
Sungguh...
Bersimbah tetesan air mata di dunia fana adalah lebih baik daripada genangan air mata bercampur darah saat di akhirat nanti. Menangislah sebelum datang hari dimana kita semua akan ditangisi, karena saat itu pasti akan terjadi.
Telah tertutuplah pintu surga / Diketuk keras tak akan terbuka / Walau pekik ingin memecah langit / Walau air matanya berganti darah
Ya Allah, yang manusia harus takuti / Angkatlah kami dari lembah maksiat / Sampai kami keluar dari dunia / Tak bawa beban walau sebesar zarrah
[Lirik Nasyid: Air Mata dari Izzatul Islam]
WaLlahua‘lam bi shawab.
MERENGKUH CINTA DALAM BUAIAN PENA
Al-Hubb FiLlah wa LiLlah,
Abu Aufa

Dikirim 05:36 pm oleh yanneez
Permalink
Wednesday, March 02, 2005
Muhasabah Seorang Wanita Sholehah
Publikasi : 17-03-2004
Jadilah seorang wanita sholihah,
Yang hatinya dibalut rasa taqwa kepada Allah,
Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Dien Alloh,
Yang senantiasa haus dengan ibadah kepada Alloh,
Yang senantiasa dahaga akan mengharap ridho Alloh
Yang sholatnya adalah bekal dirinya,
Yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu,
Yang senatiasa bersama para mujahiddah Alloh
Jadilah seorang wanita sholihah
Yang menjaga tutur katanya,
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya,
Yang senatiasa berbuat kebajikan karena sifatnya yang penyayang,
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jahat
Jadilah seorang wanita sholihah
Yang menghormati suaminya.
Yang senantiasa berbakti kepada orang tua dan keluarga,
Yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
Yang akan mendampingi suami dalam mendidik anak-anaknya untuk mendalami Islam,
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan,
Karena dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat.
Jadilah seorang wanita sholihah,
Yang senatiasa bersedia untuk menjadi makmum imamnya
Yang hidup di bawah naungan al-Quran dan qona'ah
Yang tidak dikotori dengan perhiasan dunia
Yang menjaga matanya dari berbelanja,
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya.
Jadilah seorang wanita sholihah
Yang selalu menjaga lisan, penyayang keluarga & suaminya,
Matanya kepenatan karena membaca al-Quran,
Suaranya lesu karena penat berzikir,
Tidurnya lelap dengan cahaya keimanan,
Bangunnya Subuh penuh kesigapan
Karena dia sadar betapa indahnya menjadi wanita sholihah melebihi perhiasan apapun didunia
Semakin sadar bertambah usianya bertambah kematangannya.
Jadilah seorang wanita sholihah
Yang senantiasa mengabdikan diri untuk menjadi mujahiddah Alloh
Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,
Yang mana buah kehidupan itu perlu dipelihara dan dijaga,
Agar tumbuh putik tunas yang bakal menjaga dirinya di alam baqo'
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian.
Jadilah seorang wanita sholihah
Yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
Karena dia mengimpikan syurga Alloh.
Semoga senantiasa dirahmati-Nya... Aamiin...
(Anisa Riyanti)
Dikirim 12:56 pm oleh yanneez
Permalink
eramuslim - Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon.
Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.”
Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat.
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
(Yesi Elsandra, special untuk yang saling mencintai karena-Nya)

Dikirim 09:06 am oleh yanneez
Permalink
Tuesday, March 01, 2005
Bismillah....
hari ini sepi yach...tumben githu loh...kerjaan nggak begitu banyak...:)
Kemarin seharian di Senayan,sampai sana jam 10, wah masih sepi....puas dech keliling- keliling sampai jam 4,wuihhh..pegel ternyata....
tapi buku-buku nya keren2 loh...mupeng jadinya.....tapi kan nanti akhir maret ada pameran buku,mudah-mudahan bisa kesana lagi....
hari ini nggak ada yang istimewa dech...emmm..tapi ada sesuatu yang berkesan...apa ya?....;)...jangan...jangan....ada apa ya? ada dechhhh..mo tau aja...:P
oh iya untuk bulan ini dapet jadwal normal neh...lumayan sabtu ahad bisa liburan...tapi untuk hari ahad besok ada temen minta tuker jadwal,mana jadwal siang...jam 2 sampai jam 7....gpp lah siapa tau aja disuatu saat nanti dipermudah untuk tuker jadwal....
Dikirim 03:38 pm oleh yanneez
Permalink
Sunday, February 27, 2005
RENUNGAN BUAT PARA WANITA [dan kaum lelaki]
Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, fikiran, perasaan lelaki akan resah. Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s. tetap merindukan siti hawa.
Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, istri atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau
lelaki sendiri yang tidak lurus, tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.
Tak logis kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah, karena mereka diciptakan begitu rupa oleh mereka. Didiklah mereka dengan panduan dariNya:
JANGAN COBA JINAKKAN MEREKA DENGAN HARTA, NANTI MEREKA SEMAKIN LIAR, JANGAN HIBURKAN MEREKA DENGAN KECANTIKAN, NANTI MEREKA SEMAKIN MENDERITA,
Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah, Kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal, disitulah kuncinya.
AKAL SETIPIS RAMBUTNYA, TEBALKAN DENGAN ILMU, HATI SERAPUH KACA, KUATKAN DENGAN IMAN, PERASAAN SELEMBUT SUTERA, HIASILAH DENGAN AKHLAK .
Suburkanlah karena dari situlah nanti merka akan nampak penilaian dan keadilan Tuhan. Akan terhibur dan berbahagialah mereka, walaupun tidak jadi ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana mentri negara atau women gladiator. Bisikkan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan. Itu bukan diskriminasi Tuhan. Sebaliknya disitulah kasih sayang Tuhan, karena rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan lelaki2 wajah: negarawan, karyawan, jutawan dan wan-wan lain.
Tidak akan lahir superman tanpa superwoman. Wanita yang lupa hakikat kejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan.
Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak bisa diluruskan, bahkan mereka pula membengkokkan.
LEBIH BANYAK LELAKI YANG DIRUSAKKAN OLEH PEREMPUAN DARIPADA PEREMPUAN YANG DIRUSAKKAN OLEH LELAKI. SEBODOH-BODOH PEREMPUAN PUN BISA MENUNDUKKAN SEPANDAI-PANDAI LELAKI.
Itulah akibatnya apabila wanita tidak kenal Tuhan. Mereka tidak akan kenal diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki. Kini bukan saja banyak boss telah kehilangan secretary, bahkan anakpun akan kehilangan ibu, suami kehilangan istri dan bapa akan kehilangan puteri.
Bila wanita durhaka dunia akan huru-hara. Bila tulang rusuk patah, rusaklah jantung, hati dan limpa. Para lelaki pula jangan hanya mengharap ketaatan tetapi binalah kepemimpinan.
Pastikan sebelum memimpin wanita menuju Allah PIMPINLAH DIRI SENDIRI DAHULU KEPADA-NYA. jinakan diri dengan Allah, niscaya jinaklah segala-galanya dibawah pimpinan kita.
JANGAN MENGHARAP ISTRI SEPERTI SITI FATIMAH, KALAU PRIBADI BELUM LAGI SEPERTI SAYIDINA ALI
Dari milis padang mbulan
Wallahu a'lam bisshawwab

Dikirim 03:07 pm oleh yanneez
Permalink
|
|
|